Akhir-akhir ini saya suka sekali ngemil gorengan, oke-oke, sisihkan dulu pemikiran bahwa gorengan itu tidak baik buat kesehatan, toh bagi saya gorengan masih lebih baik daripada sebatang rokok. Dan beberapa malam terakhir ini saya hampir selalu menyempatkan diri menghampiri pak tua tukang gorengan yang setiap malam mangkal di gang dekat tempat kost saya. Dulu-dulu sih sukanya cuma sama gorengan pisang, ubi, singkong dan tempe, dan saya tak sedikitpun tertarik sama gorengan yang bentuknya bulat lonjong itu. Eh tapi sekarang kebalik, malah gorengan itu yang saya cari duluan, hehehehe….
Meski saya pada dasarnya tidak suka sama pedas, tapi saya tetep saja suka sama gorengan ini. Menurut saya, camilan ini penuh kejutan, saya suka dengan sensasi pedas yang muncul tiba-tiba karena salah gigit cabe rawitnya, hahahahaha…tapi ya buru-buru minum air supaya pedasnya hilang.
Ya, nama gorengan itu combro. Eh combro atau comro sih yang bener? tadi googling pake keyword “combro” dan “comro” ya dapetnya sama aja tuh, gorengan singkong yang di dalemnya ada oncomnya. Kan kata orang, nama combro atau comro itu berasal dari kata oncom dijero yang artinya ada oncom di dalamnya, jadi yang bener com-ro donk yah? kalau com-bro, huruf
“b” itu kepanjangannya apa coba? com-bro, bukan oncom brothe,kan? hahahahahahahahahahahaha…..oke, jadi demi konsistensi maka untuk seterusnya saya milih make comro saja sampai saya nemu apa kepanjangan dari huruf b di dalam kata combro
sekalian googling, tadi dapet gambar comro dari blognya ibu ini di postingan yang ini. Gila ya, gambarnya amat sangat menggoda selera,bikin ngiler,hehehehehe…. beda sama yang ada di tukang gorengan langganan saya, penampilannya ga menarik, tapi kalau soal rasa, pasti ga kalah deh. Nah-nah,itu tuh yang nonjol kecil warna ijo itu yang bikin makanan itu jadi penuh kejutan.
Tags: kuliner, suka, tradisional


wuaaahhh….combroooooo!!!
aku lebih suka misro (=amis di jero, artinya ‘manis di dalam’, soalnya diisi gula merah)..yummy…
waduh, baru juga diposting udah koment aja, met pagi mbok, hehehehe….
iya, dulu awalnya cuma mau makan misro doank, tapi berhubung sekarang saya udah manis, jadi ya coba makan comro deh, hahahahaha….
oh iya, klo di jawa timur di rumah nenek, ada yang mirip misro tapi namanya jemblem, bentuknya bulet tapi ukurannya bisa 2-3 kali lebih besar daripada misro.
wah mau dwonk…
ssllllrrruuuppp…
kayak kenal, siapa yah? (sok kenal)
kirim ya comronya ke karawang,, hehehe
jemblem??
lucu banget yo namanya
hmm, saya nggak doyan pedes jadi lebih cinta sama kroket
tapi gambar di atas bikin pengin makan combro ^ ^p