Hari ke sembilanbelas di bulan Juni, selama ini hanya urutan hari-hari tanpa makna khusus, yang tak ada bedanya dengan hari ke satu ataupun hari ke tigapuluh di bulan Juni. Namun sejak dua tahun yang lalu, hari ke sembilanbelas di bulan Juni punya arti khusus buatku, buat dirimu, buat kita berdua. Hari dimana sejak saat itu ratusan hari kita jalani bersama dalam keterpisahan jarak, namun tak pernah mengurangi kadar rasa di hati ini. Hari kesembilanbelas di bulan Juni, sebuah tonggak pengingat, pemutar memory tentang perjalanan kita, pencapaian kita, rangkaian impian kita kita, juga pertarungan ego kita dalam menapaki tiap anak tangga pendewasaan diri.
Ah, hari ke sembilanbelas di bulan Juni, kini kau jadi hari yang akan selalu kutunggu, seperti halnya saat ini. Hari dimana dengan percaya dirinya aku meyakinkan diri bahwa akan ada kejutan hari ini, entah seberapa besar gudang kembang api yang dimilikinya sehingga tiada hentinya kejutan itu berpendar di langit dengan segala wujudnya yang membuatku terdiam, terkagum-kagum, takjub.



Turut berbagi bersama beberapa warga 
