warna-warni kemerdekaan

Posted by on 16/08/2008

Besok ulang taon negeri tercinta. Bermacam-macam orang memaknainya, banyak pula cara orang memperingatinya. Ada yang mengadakan berbagai macam lomba, ada yang pergi ke puncak gunung, ada pula yang liburan ke Bali. Tapi sudah barang tentu yang paling banyak dilakukan adalah upacara bendera, itu sudah menu wajib. Kemudian dilanjutkan dengan berbagai macam kemeriahan perlombaan khas 17-an. Saya sendiri, ga begitu yakin apa pernah berpartisipasi dalam kemeriahan lomba-lomba itu. Kalo upacara bendera beda, sejak kelas 5 SD sampai tamat SMA saya tak pernah absen dari kegiatan yang satu itu, saya selalu jadi petugas upacara, dan saya begitu menikmati kegiatan yang pada umumnya dibenci anak sekolah. Saat itu saya suka baris-berbaris, saya suka berorganisasi, saya suka diberi hukuman sama senior (kelainan), saya suka berpanas-panasan, jadi rasanya ga ada alasan saya saat itu untuk membenci upacara bendera. Tolong perhatikan yang bercetak tebal. Lalu saat ini bagaimana ? Ada rasa rindu pada masa-masa itu, tapi ya tentu saja saya tak mau melakukannya lagi saat ini. Apalagi di kantor ga ada kegiatan upacara bendera setiap hari Senin seperti masa-masa sekolah dulu, hehehehe….

Lalu di kantor ada kegiatan apa dalam rangkaian memperingati HUT RI ke-63 kali ini ? Ada banyak lomba, terutama lomba-lomba olahraga, seperti bola voli, futsal, badminton, bola pingpong, dan catur. Dan kali ini lombanya berskala kecamatan, jadi ada 3 kantor yang ikut bertanding. Dimana pada tahun-tahun sebelumnya hanya setingkat kantor saja, alias per seksi.

Dan bagaimana dengan perayaan kemerdekaan di sekitar tempat tinggal saya? Setiap rumah sudah memasang bendera dengan segala macem ukuran, tak peduli perbandingan antara tiang dengan lebar bendera apakah sudah 7 : 1 atau tidak. Memasangnya pun terkesan asal pasang, mau gaya tegak kek, mau gaya miring kek yang penting pasang bendera. Gang dipenuhi dengan hiasan berupa umbul-umbul, bendera merah putih kecil-kecil, dan nyaris semua badan jalan dan gang sudah digambari tulisan START & FINISH, juga gambar lapangan bola dadakan. Ah, sepertinya besok jalan-jalan akan ditutup semua karena semuanya akan dijadikan lokasi lomba.

Ya inilah warna-warni perayaan kemerdekaan di negeri kita. Semoga dibalik kemeriahan perayaannya tak mengurangi makna dari kemerdekaan itu sendiri. Kira-kira apakah kemerdekaan yang seperti sekarang ini yang diimpikan oleh para pejuang kemerdekaan dulu yah? Lalu ada pula pertanyaan yang muncul : APAKAH BENAR KITA SUDAH MERDEKA ? masih banyak yang meragukannya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia seperti ini :

mer·de·ka /merdéka/ a 1 bebas (dr perhambaan, penjajahan, dsb); berdiri sendiri: sejak proklamasi tanggal 17 Agustus 1945 itu, bangsa kita sudah –; 2 tidak terkena atau lepas dr tuntutan: – dr tuntutan penjara seumur hidup; 3 tidak terikat, tidak bergantung kpd orang atau pihak tertentu; leluasa: majalah mingguan –; boleh berbuat dng –;

Mungkin ketiga makna yang ada di KBBI itu bisa dijadikan bahan perenungan malam ini, daripada bengong-bengong tanpa tujuan, palagi yang ga punya kegiatan di tengah liburan panjang kali ini.

Sudah malam, mau hasil jawabannya merdeka kek, mau enggak kek, saya ingin mengucapkan selamat untuk negeri yang membiarkan saya menginjak-injaknya selama lebih dari 20 tahun ini, untuk negeri yang kata orang-orang yang pernah tinggal di luar negeri bilang bahwa mereka punya hubungan benci tapi rindu pada negeri ini. Sementara saya sendiri ? bagaimana saya bisa membencinya ? mengenalnya saja belum sepenuhnya, saya baru menginjakkan kaki di berapa pulau yang dimiliki Indonesia sementara negara ini punya ribuan pulau yang indah.

DIRGAHAYU NEGERIKU, DIRGAHAYU BANGSAKU, INDONESIA, MERDEKA !!!!

keterangan foto:

pertama : lomba voli di kantor

kedua : pemandangan sore ini dari balkon kost-kostan :-)

0 Responses to warna-warni kemerdekaan

  1. eva

    menurut pejuang duluw, kemerdekaan (mungkin) konteksnya berupa bebas dari penjajahan belanda/jepang noh? maka, keadaan sekarang adalah sudah sesuai harapan dunk *ngarangdotcom*

    pokoknya, merdeka! dirgahayu yang ke 63 dan semakin jaya! :-D

  2. ndutyke

    barusan di area komplek ada pesta kembang api. ga kliyatan sih dari rumahku, tapi suaranya kenceng bgt kayak meriam. jedar jedurrrr….. ada bazaar juga, jualan makanan enak2 deh pokoknya!

  3. dyra

    tahun ini saya ga merasakan semaraknya. humm, pas tanggal 17 ke salatiga jadi liat perlombaan panjat pinang di jalan, hehe.

    di kampung sendiri, malah ga pernah nonton.

    di kantor, ga ada lomba. beda ama waktu di kanwil dulu…

    jadi ya…

  4. udin

    saya ke baduy dalam.. disana sama sekali ndak ada perayaan..
    yg ada di kampung sebelum kawasan baduy.
    mau kesana tapi kok males.. dan klo kesana ndak bisa ke Dalam..
    piye jal??? dan 17an saya selalu di jalan….

  5. flowflow

    buat saya kemerdekaan itu ada di dalam pikiran

    -sok nggaya-

  6. diah

    ada kembang api tujuhbelasan di deket kostnya bonita. indahnya.. merdeka!!!

  7. chang'e

    :lolz:

    saya baru aja mau bilang, malam tujuh belasan saya habiskan dengan menonton kembang api sama dian & diah, ternyata diah juga inget, senangnya ^^ (gimana enggak, secara kalian berdua jahat banget sama saya malem itu, huhuhu)

    beberapa tahun silam, saya selalu excited setiap tujuh belasan. efek terlalu cinta sama band of brothers (lhoh??). impian waktu itu, bisa nonton upacara bendera dengan jelas di gedung agung (istana yang di yogyakarta).

    tahun ini? menggosongkan muka berkeliling pjmi mencari tempat tinggal baru. yeah, that had something to do with independence pula, actually. saya benar-benar mencari kemerdekaan dari hal-hal yang membebani hati saya.

    ah, jadi curhat.

    nice posting, heri sama (:

  8. kw

    wah sudah lama tak ikutan lomba-lomba 17 an. :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>