A Man Once A Superman
Akhirnya nemu lagi film korea yang dibintangi oleh aktris cantik ini. Awalnya sih saya pikir ini adalah film Superman versi Korea. Ternyata dugaan saya salah, dengan ide cerita yang unik, dan unpredictable. Bahkan untuk menontonnya diperlukan konsentrasi penuh, karena jika kelewat sedikit saja, kita akan dibingungkan oleh mana yang merupakan adegan nyata di film itu dan mana yang merupakan imajinasi dari tokoh dalam film.
Film ini bercerita tentang seorang pria yang mengaku bahwa dirinya adalah sang superhero dengan huruf S di dadanya, Superman. Tapi saat ini dia kehilangan kekuatan supernya .Meski tanpa kekuatan super, sang pria tetap bertingkah seolah dirinya adalah superhero, misalnya dengan cara menolong nenek-nenek menyeberang di jalan raya, mengejar copet, membantu mengangkat barang, dan dia juga sangat peduli dengan lingkungan hidup. Suatu ketika dia melakukan hand-standing di tengah jalan, lalu ketika ditanyai sedang melakukan apa, dia pun menjawab bahwa dia sedang berusaha mendorong bumi agar jaraknya tidak makin mendekat dengan matahari. Sementara Jun Ji Hyun berperan sebagai seorang pembuat film dokumenter. Dia merekam segala aktivitas dari sang “superhero.” Beberapa kali sang superhero mengalami serangan sakit kepala yang amat sangat. Dia mengaku bahwa di kepalanya tertanam kryptonite, itulah yang menyebabkan Superman kehilangan kekuatan supernya. Dan Jun Ji Hyun pun membawanya ke rumah sakit untuk memeriksakannya. Ternyata benar, ada sesuatu di dalam tengkorang sang “superhero”. Tapi apakah benar benda itu adalah bongkahan kryptonite? silakan menontonnya sendiri ya, hehehehe….
Ini adalah sebuah film dengan cerita yang lugu namun cukup menggugah, sebuah film yang mengingatkan kita bahwa setiap manusia itu bisa menjadi pahlawan bagi orang-orang di sekitarnya meskipun tanpa kekuatan super seperti yang dimiliki Superman.
Strength doesn’t open big iron doors, but a small key does.
Kekuatan tidaklah dapat membuka sebuah pintu besi yang besar, namun dengan sebuah kunci kecil. Setiap orang mempunyai kunci itu, dan dengan kunci itulah kita membuka pintu masa depan.
gambar didapat dari : koreanmovie.com





Turut berbagi bersama beberapa warga 

pertamax to comment..
dan pengennya sih pertamax buat dipinjemin..
hehehehe
udin
15 Sep 08 at 10:50 am
weh.. kok ga muncul PERTAMAX saya?
udin
15 Sep 08 at 10:51 am
hahaha….mungkin pertamax sudah so old, pak
tadi sempet ditahan sama satpam saya, so becarefull with pertamax
heri
15 Sep 08 at 10:58 am
Menarik banget nih
!
chang'e
15 Sep 08 at 11:15 am
wah, reviewnya ciamik! quotenya manis, ayayaya kerenkerenkeren
pinjem dunk, mas
eva
15 Sep 08 at 11:20 am
@ chang’e : ayo monggo, dicari filmnya
@ eva : betul, saya juga suka quotenya, sampe-sampe sengaja ngulang filmnya, terus mantengin lalu menghentikannya saat kalimat itu diucapkan, hehehe…
heri
15 Sep 08 at 11:46 am
Wah, saya sama orang rumah kok gak ada yang tertarik dengan yang namanya film korea…
sapimoto
15 Sep 08 at 2:14 pm
waaa… pinjem pinjem pinjem Pak. di bandung mah nyari DVD sekarang susyeeeh….
dyra
15 Sep 08 at 2:43 pm
@ sapimoto : sekali-sekali perlu lah dicoba, pak, msh lebih bagus daripada sinetron Indonesia kebanyakan
@ dyra : sama, disini juga susyyeeeeh nyari DVD, kalo beli baru gampang, qeqeqeqeqe….
heri
15 Sep 08 at 2:58 pm
wah ide critanya menarik, sayangnya saya kurang demen sama pilem2 korea..
ika
15 Sep 08 at 8:25 pm
wah resensinya bagus…
nonton ah…
tapi nunggu tanggal 25 dulu…
flowflow
16 Sep 08 at 1:38 pm
tanggal 25 mah nonton Laskar Pelangi, fri
heri
16 Sep 08 at 2:51 pm
Sayah nunggu dikirimin aja, pak!
Kan lumayan kalo ditonton sambil nyusuin Lanang. Skalian wad jadi modal mengajarkan nilai2 moralnya pada Lanang.
Bunda Lanang
17 Sep 08 at 4:00 am
ya itu maksudnya nonton itu…
flowflow
17 Sep 08 at 1:30 pm
nyari ahhhh buat ditonton berdua
kgf stupnitsky
17 Sep 08 at 3:38 pm