clingakclinguk™

melihat, mendengar, dan berbagi

Archive for December, 2008

sekolah gratis beneran

10 comments

SEKOLAH ITU MAHAL. Semua tahu itu. Apalagi sekarang. Agak aneh sih, katanya sekolah untuk wajib belajar 9 tahun sudah gratis, tapi nyatanya tetep aja masih perlu buku, seragam, dan ini-itu, yang ujung-ujungnya tetep aja MAHAL. Ditambah dengan adanya semacem perlombaan menambahkan segala macem embel-embel untuk “menjual” nama sekolah, yang bagi saya itu kok terasa cuma strategi marketing dari sekolah saja, misalnya : Sekolah blablabla….adalah sekolah nasional dengan sistem pengajaran internasional. Lagi-lagi, ujung dari embel-embel itu ya menambah MAHAL biaya sekolah.

Bagi orangtua yang berkecukupan tentu itu bukan suatu masalah. Tapi buat orangtua murid yang tergolong kurang mampu sudah tentu itu jadi masalah tersendiri. Dengan penghasilan yang hanya cukup untuk membiayai kehidupan sehari-hari, kemudian harus gali lubang tutup lubang untuk membiayai sekolah anak yang kian hari kian MAHAL.

Di saat sang anak mengetahui dan menyadari MAHAL-nya biaya pendidikan yang ditanggung orangtua mereka, itu akan menjadi beban tambahan buat mental mereka selain beban belajar. Yang kuat, tentu akan berusaha lebih giat lagi, agar orangtuanya tidak merasa sia-sia membiayai sekolahnya yang mahal. namun tak jarang yang memilih berhenti sekolah karena tidak tega melihat orangtuanya membanting tulang, hutang sana-sini untuk membiayai sekolahnya. Kasian.

Saya pikir, semahal-mahalnya biaya sekolah, mungkin ada baiknya anak tidak mengetahui hal tersebut. Alasannya ya karena itu akan membebani mental mereka. Tidak bisa konsentrasi belajar di sekolah karena bolak-balik dipanggil bagian administrasi untuk melunasi SPP. Tidak bisa belajar dengan maksimal lantaran tidak mampu membeli buku. Saya sendiri pernah mengalaminya waktu masih sekolah dulu. Padahal sudah dibantu dengan beasiswa dari kelas 6 SD sampai kelas 3 SMA, tapi ternyata uang beasiswanya tidak mampu menutupi semua biaya sekolah.

Kapan ya SEKOLAH bener-bener GRATIS…TIS..TIIISSS ? Sehingga orangtua tidak kelimpungan membiayai anaknya sekolah, dan murid pun bisa belajar dengan tenang tanpa harus ikut stress lantaran sering dipanggil bagian administrasi.

Written by clingakclinguk

December 17th, 2008 at 1:58 pm

Posted in catatan hari ini

Tagged with , ,

autiskah saya ?

13 comments

Googling, cari-cari tulisan tentang autis, dan menemukan ini di halaman wiki :

Autisme diklasifikasikan sebagai ketidaknormalan perkembangan neuro yang menyebabkan interaksi sosial yang tidak normal, kemampuan komunikasi, pola kesukaan, dan pola sikap. Autisme bisa terdeteksi pada anak berumur paling sedikit 1 tahun. Autisme empat kali lebih banyak menyerang anak laki-laki dari pada anak perempuan.

Tanda – tanda Autisme

  • - tidak bisa menguasai atau sangat lamban dalam penguasaan bahasa sehari-hari
  • - hanya bisa mengulang-ulang beberapa kata
  • - mata yang tidak jernih atau tidak bersinar
  • - tidak suka atau tidak bisa atau atau tidak mau melihat mata orang lain
  • - hanya suka akan mainannya sendiri (kebanyakan hanya satu mainan itu saja yang dia mainkan)
  • - serasa dia punya dunianya sendiri
  • - tidak suka berbicara dengan orang lain
  • - tidak suka atau tidak bisa menggoda orang lain

Penyebab Autisme Penyebab Autisme sampai sekarang belum dapat ditemukan dengan pasti. Banyak sekali pendapat yang bertentangan antara ahli yang satu dengan yang lainnya mengenai hal ini. Ada pendapat yang mengatakan bahwa terlalu banyak vaksin Hepatitis B yang termasuk dalam MMR (Mumps, Measles dan Rubella )bisa berakibat anak mengidap penyakit autisme. Hal ini dikarenakan vaksin ini mengandung zat pengawet Thimerosal, yang terdiri dari Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder. Tapi hal ini masih diperdebatkan oleh para ahli. Hal ini berdebatkan karena tidak adanya bukti yang kuat bahwa imunisasi ini penyebab dari autisme, tetapi imunisasi ini diperkirakan ada hubungannya dengan Autisme.

Kenapa googling soal autis? Nah begini ceritanya. Hari kamis, pulang kantor sengaja mampir ke suatu pusat perbelanjaan di blok M (cari batik). Setibanya disana, jalan-jalan liat-liat baju. Berpapasan dengan orang-orang. Tiba-tiba ada yang memanggil nama saya, saya pun langsung otomatis menoleh ke arah suara itu datang. Entah pikiran saya sedang ada dimana atau lagi kemana. Mata saya memang melihat orang yang memanggil itu, tapi saya kok melihatnya seperti orang yang tidak saya kenal. Dia menghampiri saya, saat itu saya pun masih belum sadar siapa orang itu. Saya reflek mengulurkan tangan untuk bersalaman. Dan saya baru sadar karena sepertinya ritual berjabat tangan ini agak nyeleneh. Kenapa nyeleneh ? karena saya dan sepertinya orang itu pun tidak terbiasa dengan berjabat tangan, kecuali saat di masjid abis sholat berjamaah. Sepertinya dia agak kaget. Saat itulah saya sadar, orang itu adalah temen sekantor saya, baik di kantor yang sekarang, maupun di kantor yang sebelumnya. Duh….untuk menutupi rasa malu, saya pun segera mengeluarkan ajian basa-basi, yang sepertinya emang udah basi banget. “Sendirian? Istrinya mana?” Gimana ga basi, lha wong dia memang sendirian, lalu taka ada penampakan seorang perempuan di dekatnya. Akhirnya setelah saling ngobrol tentang mau ngapain ke situ, kami pun berpisah, karena kami beda tujuan, beda visi dan misi (halah), saya nyari batik, dianya nyari celana. Betul-betul celaka, saya lupa sama temen sekantor saya, parah.

Saya tidak tau kenapa hal itu bisa terjadi, padahal saya bertemu dengan orang itu setiap hari. Saat saya menceritakan tentang kejadian itu kepadanya, katanya saya autis akut. Nah, makanya di atas saya tempelkan sedikit penjelasan tentang autisme. Dari tanda-tanda autis itu, mata saya tidak jernih atau bersinar (tapi ini kayaknya karena selalu kurang tidur dan kebanyakan buat melototin monitor deh), saya tidak suka atau tidak bisa atau atau tidak mau melihat mata orang lain (terutama preman atau orang mabok), nanti dikira nantang berkelahi, kecuali melihat matanya. Saya juga hanya suka mainan saya sendiri (kebanyakan hanya satu mainan itu saja yang dia mainkan), alasannya lebih karena ya memang cuma itu mainan saya (ini sih tanda-tanda orang kere, bukan autis). Serasa dia punya dunianya sendiri, wah kalau yang ini bener banget. Terutama saat lagi di depan monitor internetan atau lagi di toko buku. Saya akan lebih memilih untuk sendirian di tempat itu, daripada nanti saya merasa tidak enak dengan orang yang menemani saya. Lebih bebas untuk berlama-lama melihat-lihat buku.  Dan ternyata saya menemukan kenapa saya sulit sekali mengeluarkan kata-kata gombal, merayu, dan sebagainya, ya karena saya tidak suka atau tidak bisa menggoda orang lain (bukan berarti saya suka menggoda diri sendiri loh). Jadi saya termasuk autis tidak ya ?  Ingat, peluang laki-laki 4 kali lebih besar daripada perempuan untuk diserang autis. Jadi kira-kira autis ini berjenis kelamin perempuan, makanya lebih suka menyerang laki-laki, gitu deh (kesimpulan nggak mutu).

Written by clingakclinguk

December 6th, 2008 at 9:47 am

Posted in catatan hari ini

Tagged with ,

Musashi menyelamatkan Maryamah Karpov

12 comments

Setelah dari pagi sampe siang tadi cuaca ibukota cerah ceria, tiba-tiba awan kelabu datang menyelimuti. Angin bertiup cukup kencang. Dan akhirnya hujan pun turun. Disini (baca : kantor), hujannya tidak terlalu deras, dan tidak berlangsung lama, jadi saya pun santai-santai saja. Tapi tak lama kemudian hape saya berbunyi, ada panggilan darurat dari Pak Unang (teman kost yang sepantaran sama bapak saya). Beliau mengabari kalau di kost lagi ujan lebat, kamar saya yang sudah lama tidak pernah bocor pun akhirnya kebocoran juga.

Awalnya saya tidak begitu peduli dengan kabar darurat itu. Sambil kerja, nimbang-nimbang, pulang-enggak-pulang-enggak. Mau pulang, tanggung. Kalu ndak pulang? Ah, iya, saya harus pulang, saya harus menyelamatkan Maryamah Karpov yang tergeletak di lantai. Aduhhh…gawat kalau sampe basah, apalagi hancur berarti saya harus beli lagi, seperti nasib novel Laskar Pelangi dulu, saya terpaksa beli lagi lantaran yang pertama hancur karena basah waktu ditaruh di tas, dan saya kehujanan. Tidak mau hal itu terulang lagi, maka saya pun bergegas ke kost naik motor.

Sampai di kost, buka pintu, langsung mendapati bantal dan kasur dalam kondisi basah semua. Untungnya Maryamah Karpov berada di atas Musashi, jadi yang kebasahan cuma cover si Musashi (karena hardcover, jadi cukup dilap saja sudah kering). Alhamdulillah, Maryamah Karpov terselamatkan berkat jasa Musashi. Tapi buku-buku kuliah saya yang saya simpan di kardus tv kemungkinan ada beberapa yang rusak, saya belum sempat membongkar isi kardus itu karena harus balik ke kantor lagi. Tadi cuma ngepel sedikit. Dari plafon masih ada tetesan air yang belum juga berhenti, makanya saya tadah dengan tempat sampah. Kata Pak Unang bocor kali ini disebabkan karena talang air di atas atap kesumbat plastik, sehingga air hujannya tidak bisa mengalir dengan normal, dan terjadilah bocor ke kamar.

Terpaksa malem ini tidur menggunakan sleeping bag, entar pulang kantor masih harus bebenah kamar lagi, duhhh…malesnya.

Written by clingakclinguk

December 2nd, 2008 at 6:01 pm