Oh, sungguh sulit untuk menerima pernyataan cinta kepada hujan, sesuatu yang saya pikir tak mungkin terjadi di sini. Saya pikir belumlah dia pernah merasakan hujan di kota ini, terjebak di padatnya jalanan ibukota. Dimana hujan lebih bermakna layaknya sebuah malapetaka daripada sebuah berkah.
Tak ada wangi bau tanah yang tersiram hujan, tapi hanya debu yang mengganggu pernapasan. Bukan riak-riak untuk bercipratan, tapi air bah berwarna coklat yang menjijikkan.
Masihkah kau bisa menikmati hujan di ibukota ini di kala terjebak di jalanan? Basah, dingin yang sedikit demi sedikit menyusup melalui pori-pori kulit kita menusuk tulang, diperparah perut yang mulai melapar.Aku benci terjebak di sini.

Mungkin hanya anak kecil yang menyewakan payung ini yang gembira menyambut hujan, Tuhan tak hanya menurunkan hujan, tapi juga rejeki untuknya, berlarian menghampiri kerumunan, mengembangkan payung pelanginya untuk tubuh-tubuh yang takut kebasahan. Selamat ya, anak kecil, ini waktunya berpesta, bermain hujan.
Dan tentunya, selamat datang hujan. Yah, bagaimanapun, kau tetap selalu bisa menyisipkan romantisme dalam tiap tetesanmu, meski aku tak terlalu menyukai kedatanganmu di kota ini.
Selamat datang, hujan

iyah…banjir di jakarta memberi nama buruk sama hujan…dulu waktu kecil setiap ada hujan sayah langsung loncat kegirangan. sekarang bunyi gluduk dan mendung dikit hati langsung deg-degan, takut rumah kerendem…
.-= bukan facebook´s last blog ..Siapa suruh datang Jakarta =-.
Kenapa ya dianggap romantis ? Apa karena suka ada pasangan yang kebetulan terjebak dibawah pohon, di saung tengah saway, atau di teras rumah orang ? Kalo terjebak di tengah jalan pas macet emang bete aja yang ada
.
tiap hujan aku selalu ingat waktu jaman SMP, pulang sekolah pas hujan, langsung lepas baju lalu berlarian ke jalanan bersama kawan2 menikmati hujan, singkat kata “MANDI HUJAN” dulu adalah hal yang sangat saya gemari, tidak perduli kilat atau petir atau apapun.. tapi itu adalah hal yang tidak bisa saya nikmati di J Town, ini..
.-= Erikson´s last blog ..Gantian Enaknya Dong!! =-.
cling entang kenapa gw suka banget foto ini, hihih sempat mau pake untuk postinganku…. kalo jadi pake aku minta ijin pake foto ini ya…..
hujan kalo di kota besar dah gak romantis lagi, apalagi kalo payungannya sama ojek payung :p
.-= ipied´s last blog ..Persahabatan itu… =-.
hujan memang menimbulkan banyak inspirasi ya….
.-= Chic´s last blog ..Rainy Days and You =-.
saya sangat suka dengan musim hujan, karena mendatangkan hawa sejuk dan dingin. pikiran saya pun juga lebih jalan dan penuh ide dan inspirasi saat hujan.
tapi saya paling gak suka sama banjirnya dan takut ama “gluduk” nya.
malam pertama juga pasti paling enak pas musim ujan
Hujan mengingatkan masa romantis disebuah kampus Plat Merah…disana saya menyukainya walau hanya PMDK..Pendekatan Melulu Dapat Kagak hahahaha
tapi hujan juga menyatukan hati saya untuk memiliki dia seutuhnya (istri saya sekarang lho)
.-= Omiyan´s last blog ..Bunga Dah Sekolah Yah =-.
dan hujan adalah sebuah inspirasi untuk saling “memahami”
hihihihihih
.-= Omiyan´s last blog ..Bunga Dah Sekolah Yah =-.
tulisan hujan yang ini bikin saya merinding.
mungkin karena tentang bocah pengojek payung
.-= linaling´s last blog ..Terharu =-.
ya dulu kupikir hujan di mana pun akan sama indahnya. tapi di kota ini….mmmm… banjirnya itu lho…
airnya coklat cenderung item kayak comberan, plus yang ngapung2 di atasnya
ah, jadi buyar mimpi hujan yang indah :p
.-= yati´s last blog ..toples #10 =-.
saya gak suka hujan
selain membawa air yang coklat hujan kadang membawa angin dan angin menjadi badai
lebih suka senja
.-= dony´s last blog ..Belajar Bersepeda … Belajar Kehidupan =-.
ihik, realita hujan ibukota. hancur kan fantasi indah
.-= queen´s last blog ..HEH..!!! mimisan ditampar kata kata gembelan =-.
udh lama ga mampir, ternyata deres juga tulisan seminggu ini, ya.
Wah, saya agak dilema kalau ditanya suak apa enggak musim hujan. Masalahnya kita di jakarta! kalo saya punya bungalow di megamendung, pasti langsung saya jawab : SUKAAA! soalnya everyday is a honeymoon
.
Pinginnya sih, ga ada musim hujan, tapi seling2 aja ama musim panas, biar gak kebanjiran, juga gak kekeringan. Virus2 Flu tidak mewabah, juga debu2 polusi tidak beterbangan. Tapi itu kan , mau saya – manusia yang gak pernah puas…hehe…
Jadi, teteup…mesti di-syukuri
.-= aubreyade´s last blog ..Stuck ! =-.
saya suka hujan. saat mendung masih menggantung, saat hujan menyiram tanah atau sisa-sisa hawa dingin yang ditinggal hujan.
akhirnya ada tulisan yang pas untuk foto itu ya *tepuk tangan*