Pindahan

Sudah lama ndak update blog ini, haihaiii…Wave

Jadi apa saja yang terjadi dalam kurun waktu sekitar 3bulanan kemarin ? Yang paling mengejutkan bagi saya adalah bahwa saya harus pindah kantor. Sama sekali tak terduga. Dan tidak sedang berharap untuk pindah. Yang saya harapkan dan tunggu-tunggu justru surat keputusan kepindahan istri ke sini.

Enam tahun lebih di kantor yang berlokasi di Pejompongan. Selama disana tak banyak hal yang terasa istimewa, namun saat harus meninggalkan kantor itu ternyata banyak hal yang sehari-hari biasa saja berubah rasanya menjadi istimewa. Semuanya sungguh berkesan. Membuat rasanya sulit untuk move on dari kantor itu.  Saya ndak nyangka sama sekali bakal mellow yellow ndak jelas sewaktu masa-masa transisi pindah kantor. Packing barang-barang yang selama ini saya “titipkan” di ruang kerja saya pun yang sebetulnya benda-benda ringan jadi berasa berat. Yang tersulit adalah mengepak segala macam bentuk kenangan selama bekerja disana. Dan gongnya adalah sewaktu diadakan acara pisah sambut. Saat ditanyai mengenai kesan dan pesan saya selama bertugas disana. Baru mengucapkan satu kalimat pembuka, sisanya mewek  berantai.Crying

Padahal sebelumnya saya sudah menyiapkan beberapa patah kalimat, ya minimal ucapan terimakasih dan permohonan maaf, yah tapi apa mau dikata, skenarionya buyar. Masih juga pindahannya di Jakarta-Jakarta juga, belum harus menyeberang pulau, rasanya sudah seperti itu. Tapi memang bukan soal pindah kemananya sih, tapi lebih karena sedang nyaman-nyamannya bekerja di sana, sedang kompak-kompaknya, eh ternyata harus pindah, ya gitu deh jadinya.

Dan mulai tanggal 14 November yang lalu saya berkantor di daerah Kemayoran.  Sudah hampir sebulan ya ternyata. Sampai sekarang masih dalam tahap penyesuaian dengan lingkungan kerja yang baru, dengan rekan-rekan kerja yang baru.


Comments

  1. Dian Fitria

    11/12/2011 at 11:34 am

    wkwkwk pengen liat pak her mewek :p

    semoga jeng va cepet ‘mengikuti suami’ .. amin :)


  2. kopisusu

    05/01/2012 at 8:48 am

    Belum lagi harus menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Karakter orang-orangnya yang ndak bisa diduga … fyuh. I feel you, mas.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>