“Selamat datang di alam semesta,” sapa Cosmos.
Ketika babi peliharaan Geoge menerobos masuk ke dalam kebun tetangga sebelah, George jadi berkenalan dengan para tetangga barunya-Annie dan ayahnya yang ilmuwan, Eric-dan dia menemukan kunci rahasia yang membuka sudut pandang baru baginya dalam melihat dunia. Dari angkasa luar.
Sebab Eric memiliki komputer paling canggih di dunia, Cosmos yang sangat cerdas, yang bisa membawa George fan teman-temannya ke mana pun di dalam alam semesta. Tiba-tiba saja George sudah dibawa berjalan-jalan di ruang angkasa yang maha luas-melewati planet-planet, menembus badai asteroid, ke tepian sistem tata surya kita dan lebih jauh lagi.
Tetapi ada seseorang yang menginginkan Cosmos dan mempunyai rencana-rencana yang akan membawa Eric dan George ke dalam bahaya besar.
Dan tidak ada yang lebih berbahaya di angkasa luar selain lubang hitam…
Dalam kisah petualangan yang menegangkan namun lucu ini banyak dipaparkan fakta ilmiah yang menarik tentang alam semesta kita serta planet-planet di dalamnya, termasuk gagasan-gagasan terbaru tentang lubang hitam dari Stephen Hawking. Plus foto-foto berwarna citra-citra sesungguhnya dari ruang angkasa !
Langsung tertarik pada buku ini setelah membaca ringkasan ceritanya di sampul belakang buku yang berjudul George’s Secret Key To The Universe (Kunci Rahasia George ke Alam Semesta).

Bagi saya buku ini terasa seperti gabungan antara dongeng dengan fakta-fakta ilmiah tentang alam semesta. Andai saja buku-buku pelajaran di sekolah bisa dibuat seperti ini, tentu belajar tentang tata surya bisa terasa seperti sebuah petualangan yang menakjubkan.
Seperti yang sepintas sudah diceritakan di sampul belakang buku ini, di sini saya bisa menemukan pengetahuan baru tentang alam, terutama mengenai antariksa. Misalnya, di ruang angkasa, cahaya merambat dengan kecepatan maksimum yang bisa dicapai, yaitu 186.000 mil per detik (300.000 kilometer per detik), inilah yang kita kenal dengan sebutan kecepatan cahaya. Dan dengan kecepatan cahaya yang sebegitu cepatnya, ternyata cahaya matahari memerlukan waktu kurang lebih 8 menit 30 detik untuk sampai ke bumi. Jadi bisa dibayangkan seberapa jauh jarak antara bumi dan matahari itu, namun kita masih sering mengeluhkan panasnya, bagaimana kalau lebih dekat lagi? Sementara kita ketahui juga bahwa matahari itu adalah sebuah bintang, bintang yang letaknya paling dekat dengan kita. Kemudian yang terdekat setelah matahari adalah bintang Proxima Centauri, cahayanya perlu waktu 4,22 tahun untuk sampai ke bumi. Lama juga ya?
Lalu yang paling menarik adalah teori tentang lubang hitam, d buku ini dijelaskan mengenai apa itu lubang hitam, bagaimana lubang hitam itu bisa terbentuk, bagaimana kita bisa melihat lubang hitam (tentunya bukan dengan menggunakan senter), bisakah kita jatuh ke lubang hitam? dan dapatkah kita keluar dari lubang hitam?
Buku yang menarik ini adalah hasil dari kolaborasi antara Lucy Hawking dan Stephen Hawking.
Stephen Hawking adalah Lucasian Profesor of Mathematics and Theoritical Physics di University of Cambridge. Dia dianggap ssalah seorang teoritikus fisika paling cemerlang setelah Einstein. Bukunya, A Brief History of Time, merupakan bestseller yang sangat sukses (terjual lebih dari 12 juta eksemplar di seluruh dunia) dan telah diterbitkan dalam lebih dari 30 bahasa.
Sementara Lucy Hawking adalah pengarang novel dan penulis di banyak suratkabar Inggris.
Buku setebal 336 halaman ini dialihbahasakan oleh Andang H. Sutopo dan diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama. Cocok dibaca oleh siapa saja tanpa batasan usia. Jadi, kalau kamu tertarik dengan dunia antariksa, monggo silakan beli, atau kalau tidak mau beli, coba pinjam di perpustakaan (barangkali sudah ada) karena bukunya termasuk tebal, tidaklah enak untuk dibaca sekilas saat pergi ke toko buku.
Selamat membaca, temans !