
Hei, sudah masuk bulan baru, tak terasa bulan ke-4 di tahun ini sudah terlewati. Waktu berjalan terlalu cepat kah? ah masih tetap 60 detik per menit, 60 menit per jam, dan 24 jam per hari toh? Tapi kenapa ya kita seringkali merasa bahwa waktu berjalan begitu cepat, tidakkah ia sudi melihat betapa letihnya kita mengikuti ritmenya kemudian merasa sedikit iba dan memperlambat langkahnya untuk kita? *mengkhayal*
Oh ya mulai minggu lalu saya dapat tugas baru yang rasanya membuat saya jungkir balik. Mengolah data penerimaan, menyandingkan dengan target pencapaian tiap bulan, dibandingkan dengan realisasi tahun-tahun sebelumnya. Menganalisa kinerja kantor berdasarkan angka-angka itu. Melelahkan, memeras energi dan pikiran. Karena ternyata sembari mengerjakan tugas baru ini, saya pun memikirkan kehidupan pribadi saya selayaknya kantor dimana saya bekerja. Kantor ini punya visi dan misi, punya target yang ingin dicapai setiap tahun, dan punya data-data yang kasat mata untuk dipakai mengevaluasi diri. Tapi saya? Apa visi dan misi saya? apa target dan tujuan yang ingin saya capai? Dan saya pun tak memiliki data-data sebagai bahan evaluasi diri. Terus terang, memikirkan hal ini membuat saya kalang kabut. Makin terasa so little time so much to do. Mengenai rencana, ada banyak sekali yang berlalu-lalang di kepala ini, tercampur antara mana kebutuhan dan mana yang sekedar keinginan, semua tak kunjung terealisasi karena banyaknya hal yang jadi pertimbangan. Satu per satu diajak berdamai dengan keadaan, diajak untuk mengalah merelakan nomor antriannya jadi nomor sekian.
Cukup sekian untuk mengawali bulan ini, saya sudah diminta untuk mengupdate data realisasi penerimaan lagi. Waktunya bergelut dengan ribuan kolom dan baris lagi. Selamat tanggal 1 Mei, kawan.



Turut berbagi bersama beberapa warga 
