clingakclinguk™

melihat, mendengar, dan berbagi

Archive for the ‘politik’ tag

Nyontreng

8 comments

Tadi pagi akhirnya saya mendapatkan surat undangan untuk ikut pilpres. Dapat nomor 234 dari sekitar 600 orang yang terdaftar. Tapi ternyata di TPS tidak seramai yang saya bayangkan, karena begitu sampai TPS, nyerahin undangan, dikasih surat suara, ke bilik suara, contreng  kandidat yang dipilih, lalu celupin jari ke tinta, selesai, tanpa perlu antri. Ternyata ikutan nyontreng sesimple itu, hehehe… Ya, ini adalah kali pertama saya mempergunakan hak pilih saya.

From clingakclinguk

ayo memilih, berani nyatakan sikap dan jadi warganegara yang bertanggungjawab atas haknya

Begitu isi penggalan SMS yang saya terima tadi pagi, ini bukan SMS dari KPU loh.

Memang di pilpres kali ini masih diramaikan dengan permasalahan DPT meski MK sudah memperbolehkan warga untuk ikut serta mempergunakan haknya dengan menunjukkan KTP yang alamatnya sesuai dengan wilayah TPS itu berada (disertai KK). Mengenai penyertaan KK ini, ada yang harus ditunjukkan namun ada pula yang cukup dengan KTP saja, masih belum seragam. Memang dengan adanya keputusan MK itu memperbesar kesempatan warganegara untuk ikut serta dalam pilpres. Namun hal itu masih kurang cukup memudahkan, karena warga harus mendaftarkan diri di TPS yang mencakup alamat KTP-nya. Jadi kalau seandainya kita ber-KTP daerah, namun saat ini bekerja di Jakarta, untuk bisa ikut pilpres ya harus tetap pulang ke daerah. Tentu kita akan berpikir ulang, masak iya kita harus pulang kampung dulu untuk ikut pilpres? Di sisi lain, banyak juga yang berkesempatan ikut serta, tapi tidak memanfaatkannya dengan baik dengan memilih untuk golput. Ya, memilih untuk tidak memilih bagi mereka itu juga sebuah pilihan. Tapi itu namanya menyia-nyiakan kesempatan.Sangat disayangkan karena banyak orang yang ingin berpartisipasi namun terkendala di masalah-masalah yang seperti saya uraikan di atas.

Selamat buat capres dan cawapres yang menang, selamat juga bagi yang kalah. Yang menang jangan lupa untuk segera memulai untuk memenuhi janji-janjinya selama masa kampanye kemaren, yang kalah jangan berhenti berjuang untuk wong cilik dengan lebih cepat dan lebih baik :-D

Written by clingakclinguk

July 8th, 2009 at 11:24 pm

Posted in catatan hari ini

Tagged with , , ,

muter-muter aja

8 comments

From clingakclinguk

Akhir-akhir ini, melihat iklan di tivi, di koran, di spanduk-spanduk parpol, salah satu peserta pilpres melemparkan wacana mengenai pemilihan satu putaran. Syarat pilpres 1 putaran itu berat, Syaratnya adalah apabila terdapat satu pasangan calon harus memperoleh lebih dari 50 persen suara nasional dan terdistribusi 20 persen setidaknya di 50 persen provinsi barulah pasangan capres dan cawapres itu dikatakan menang.

Tapi, kalaupun benar hal itu bisa terjadi, ya itu tak jadi soal, asal pilpresnya memang dilaksanakan dengan jujur dan adil. Jangan lantaran alasan rakyat akan lebih cepat terurus, atau menghemat biaya yang dikeluarkan untuk pemilihan presiden. Biarkan rakyat memilih karena suka dan percaya dengan program anda. So, mau pilpres-nya satu putaran, dua putaran,terserah asal jangan berputar-putar aja alias njelimet lantaran ndak ada yang ndak mau terima kekalahan atau ndak mau ngalah. Kemarin juga sempet baca spanduk bertuliskan : buat milih pemimpin negara kok coba-coba? Ini kampanye pilpres atau iklan minyak kayu putih sih?

Pemaparan program-program dari setiap kontestan pilpres masih sangatlah kurang. Yang ada cuma perang kata-kata dalam iklan. Debat pun masih banyak menggunakan bahasa-bahasa normatif. Yang sedikit-sedikit mengambil potongan kalimat dari sila-sila Pancasila, dari Pembukaan UUD 1945, ataupun dari pasal-pasalnya. Kami sudah mendapatkan itu semua di sekolah pak, bu, yang kami ingin tahu bagaimana program nyata anda untuk semua lapisan masyarakat, ndak cuma wong cilik (cuma lantaran kelompok ini mayoritas), tapi wong menengah dan wong gede juga. Dan jangan pula semua dikatakan sebagai prioritas, misal saat berkunjung ke desa-desa yang banyak petani, ngomongnya pertanian akan diprioritaskan, lalu di lain kesempatan saat diwawancarai mengenai sistem persenjataan TNI, menjawab bahwa hal itu adalah prioritas anda. Pindah, berkunjung ke pesisir pantai yang banyak nelayan, maka disana pula anda mengatakan bahwa keperluan untuk melaut bagi nelayan akan diprioritaskan, lalu yang benar-benar jadi prioritas anda yang mana?

Written by clingakclinguk

June 29th, 2009 at 3:37 pm

ikutan ngomong politik

13 comments

Dulu saya sempat kaget saat di hape saya ada SMS dari presiden SBY, kalau tak salah waktu itu isinya tentang bahaya narkoba. Gimana bisa ya pak SBY tahu nomer hape saya ? saya kan ndak pernah tukeran nomer hape dengan beliau, hihihihi….. *norak*

Tanggal 5 Mei kemaren saya menerima SMS dari KPU. Rupanya nomer hape saya sudah sangat terkenal. Bukan hanya tukang kartu kredit atau tukang asuransi yang hobby nelponin menawarkan ini-itu yang tahu nomer hape saya, tapi KPU bahkan pak SBY pun tahu nomer hape saya *makin ndak ketulungan noraknya*

Isi SMS dari KPU itu begini :

PEMILU PRESIDEN 8 JULI 2009. PASTIKAN ANDA TERDAFTAR PADA DPS. SEGERA CEK KE PPS DIKELURAHAN ATAU RT/RW S/D 10 MEI 2009.CEK KEMBALI PADA 11 – 17 MEI 2009.

Sudahkah nama anda tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara?

Saya sendiri sudah didata oleh pak RT kira-kira akhir bulan lalu. Jadi kemungkinan besar, di pilpres nanti saya bisa ikut mencoblos contreng untuk pertama kalinya.

Tapi gara-gara mengikuti berita politik akhir-kahir ini kok rasanya semangat saya untuk ikut serta di pilpres nanti jadi menurun ya? Udah mulai eneg melihat tindak-tanduk para elit politik itu yang dengan mudahnya loncat kesana-loncat kesini. Bikin koalisi ini-bikin koalisi itu. Tiba-tiba bubaran, bikin lagi yang baru. Karepe opo toh yo? Dari mata saya pribadi, saya melihat ketidak konsistenan mereka, bahasa kasarnya plin-plan. Koalisi tidak kompak cuma lantaran rebutan posisi wapres dan cawapres. Mau ndak mau kita terpaksa melihat dan mengkuti semua berita tentang itu. Semua media membahas hal itu, bahkan saya pun jadi latah ikut-ikutan mbahas.

Apa memang di dunia politik separah ini ? Sekarang kawan, besok atau bahkan beberapa menit lagi udah jadi lawan, begitu juga sebaliknya. Sekarang ngomong A, tak lama kemudian ngomong B. Kok kayak tidak punya prinsip ya? Kasihan para pemilih kalau mereka memilih suatu partai karena menganggap prinsip partai itu bagus (milihnya dengan hati nurani pula), tapi ternyata para elit politiknya tidak berpegang teguh pada prinsip-prinsip itu. Apa ini namanya bukan membohongi pemilih? Suara rakyat itu kan amanat yang harus dipertanggungjawabkan, bukan cuma tiket untuk menduduki kursi di parlemen. Apa ya mereka (para elit politik) itu tidak malu bersikap begitu ya? Saya yang melihat saja malu. Apakah dalam politik itu tidak ada etika? Atau memang demikian etika dalam politik itu?

Satu lagi, saya sampai sekarang belum ngerti maksud dibuatnya koalisi-koalisi-an itu. Buat apa sih rame-rame mendirikan partai baru menjelang pemilu kalau toh akhirnya bergabung dalam koalisi juga?

Arrrrrggghhh….ngomongin beginian emang bener-bener bikin eneg, muter-muter, mbingungi.

Udahan ah.

Written by clingakclinguk

May 13th, 2009 at 3:00 pm

Posted in catatan hari ini

Tagged with , ,